Minggu, 04 Juli 2010

kabar gembiraku^^

02 Juli 2010
Bismillahirrohmirrohiim
Assalamu’alaikum warrahmatullah
Alhamdulillahirobbil’alamin setelah sekian lama tak update cerita disini Ruri ingin berbagi lagi..Yach semoga update kali ini bisa bermanfaat bagi pembacanya…Sengaja blog ini ku isi dengan tulisan-tulisanku yang gag copas,hehehe
Hmmm…berawal dari bulan April dimana saat itu aku mulai mengerti nikmatnya belajar dien dengan manhaj Salaf…apa itu manhaj??yach itu juga sempat terlintas dipikiranku,,tapi tidak sekarang kawan aku membahasnya,edisi depan ya?!(sok2 banyak yang buka blognya,hehehe). Banyak sekali yang terjadi sebelum hal ini berjalan dengan lancar. Awalnya aku ikut haroki apa itu haroki?jadi sistemnya itu belajar dien sama mbak2 yang sering disebut mentor dan kegiatannya adalah mentoring atau liqa’. Fine kegiatan ini awalnya sangat bermanfaat bagiku. Disini aku dipertemukan dengan teman-teman yang begitu menyayangiku.Mengingatkan berbagai hal sampai yang paling kecilpun, serasa memiliki keluarga yang sempurna di Bogor ditambah debut karirku yang semakin menanjak di organisasi lembaga dakwah kampus dan banyaknya rekan-rekan yang sama.(sama2 apa ya?!hehehe sama2 harokinya) jadi kita itu dikader untuk menjadi kader-kader dakwah. Kenalan sana/I wuih pokoknya serasa ukhuwah ini sempurna. Tapi begitulah hidayah Alloh datang dengan tiba2. Untuk seseorang yang mengingatkanku walaupun anta tak memberi solusi banyak, Jazakallah khoiron. Dari kalimat2nya aku serasa ditusuk2. Pertanyaan2 yang ganjal yang pernah kurasakan selama dimajelis ilmu sebelumnya terjawab sudah. Susah payah aku membangun kembali rasa percaya diriku untuk terus mencari majelis ilmu yang nyunnah. Tanya sana/i dimana tempatnya dan alahmdulillah,,kembali Alloh mempertemukan aku dengan seseorang yang bisa menjawab pertanyaanku. Setelah dapat linknya aku mulai mengikuti kajian-kajian yang diisi oleh ustadz2 salaf. SubhanAlloh baru pertama ikut tapi rasanya hatiku terpaut dimajelis ini. Majelis yang kebanyakan orang melihatnya ‘horor’ karena ditutup hijab hitam2 dan penuh,akhwat2 bercadar,dan ikhwan2 yang celananya kebanjiran. Ada juga sebagian yang mengatakan aliran sesat,teroris….Astaghfirullahaladzim…ta’lim yang diadakan untuk umum kok,semua boleh ikut..bukan ta’lim2 khusus yang hanya sebagian saja boleh ikut atau ta’lim untuk golongannya saja. .
Well,,setelah aku cukup nyaman untuk terus istiqomah(insya Alloh) di majelis ini sedikit2 aku mulai menjauh dari kegiatan-kegiatan yang kurang bermanfaat bagiku..Sampai akhirnya aku bisa berhenti dari kepengurusan lembaga dakwah kampus dan berhenti untuk ikut liqa’..Perlu digaris bawahi aku berhenti bukan karena aku menganggap ilmu yang selama ini kudapat salah. Bukan sahabat,,,thollabul ilmi itu bisa kepada siapa saja asal kita sudah memiliki aqidah yang kuat. Aku merasa aku belum mampu untuk itu..Aku masih haus akan ilmu2 tauhid..Afwan saudari2ku bukan maksud hati ini untuk menjauh,,sungguh semua muslim itu bersaudara,bukan karena kita telah berbeda majelis kemudian putuslah ukhuwah ini?tidak saudariku…Sungguh aku rindu akan canda tawa kalian,,rindu akan sms2 kalian,,rindu sholat berjamaah bersama kalian. Ana uhibbuki fillah
Setelah semuanya lancar (apanya neh?!yach maksudnya ikut kajiannya) aku merasa memiliki semangat baru…semangat untuk terus memperbaiki diri,,semangat untuk terus belajar ilmu dien…^^.Semakin lama aku juga semakin mengerti bagaimana berjilbab yang syar’i….eits..!aku bukan ikut2an (al ‘ilmu qoblal qoul wal ‘amal.) Kita harus tau ilmunya dulu baru beramal….setelah meyakinkan hati untuk sedikit demi sedikit mengubah cara berpakain (dari terang menuju gelap,,hehehehe bajunya kok insya Alloh kalo hatinya kebalikannya) aku mulai dilihat aneh oleh saudari2ku yang dulu sering mengingatkan berbagai hal padaku..Apa hanya karena baju ini?aku seolah orang asing…Tak apalah semua hanya butuh waktu..Apalagi saat dirumah seperti sekarang ini…kesabaran harus lebih ekstra..kalimat2 yang agak bikin gatel telinga gag usah didengerinlah…Sabar….yang penting itu penilaian Alloh. Terserah mau bilang “istri amrozi”,,”kayak ibu-ibu”,,”orang arab nyasar”…atau apalah tafadhol insya Alloh telinga saya tebal untuk urusan seperti itu,,hehehe..Yang lebih dipikirin itu bagaimana orangtua bisa menerima kita. Itu saja….bagaimana kita tetap menjadi anak yang baik dimata orang tua tapi tetap bisa ngaji…Sabar….sekali lagi,semuanya hanya masalah waktu…
Wassalamu’alaikum warrohmatulloh

@ Jember....

Jember, 1 Juli 2010
10.37
Dear my note…setelah lama tak menulis disini saya tergelitik lagi untuk menulis-nulis kembali karena betapa galaunya perasaan saya saat dirumah…Merindukan berkumpul dengan orang-orang yang mencintai ilmu dien di Bogor. Merindukan akhwat2 yang memakai jilbab panjangnya tanpa pandangan aneh. Saya bukan mengeluh, saya menikmati proses ini mencintai proses ini. Di rumah sedikit sekali yang bisa saya lakukan..mendengarkan kajian..buka-buka kembali laptop…ngaji..tapi itu kurang dari kata cukup. Saya merindukan duduk dimajelis ta’lim, Alhamdulillah disini juga ada tapi kondisinya mengkhawatirkan, ba’da magrib baru pulang. Rumah saya jauh sodara2 dari tempat ta’limnya dan saya sungguh tidak nyaman pulang dengan kondisi langit yang mulai gelap,,sendiri pula..huks T.T…Saya ingin ikut dauroh di Malang tapi apa daya tak ada yang mendukung, Tak ada mahrom untuk kesana.
Dear my note…semakin lama liburan dirumah semakin banyak maksyiat yang saya lakukan..Astaghfirullahaladzim…pengen mondok singkat,hehehehe boleh gag ya?!masih deg2an buat ijin ke orang tua..takut ditanya macem2..hmmmm tapi kalo gag dicoba dulu gmn maw tahu?!yupz!yakinkan diri dulu. Setelah beres ngurusi beasiswa dan menginap dirumah sodara saya akan memulai kegiatanmondok Insya Alloh….Bismillah^^

curhatan 02042010_21.30

Dear diary…
Entah terlalu lebay atau apalah namanya…Ruri ngrasa kesehatan ruri tambah drop ajah…sampe dari duduk maw berdiri bisa lihat titik buta kayak mau pingsan. Ya Allah…kuatkan hambaMu ini,,ada amanah baru yang harus Ruri jaga ya Allah…hmmm terkadang merasa senang dengan tiap amanah yang datang,,tandanya Ruri dipercaya orang tapi kadang kala juga merasa tidak bisa memanage waktu,,Ya Allah semoga ini menjadi proses pendewesaan yang bermanfaat buat Ruri,,semoga ini menjadikan kualitas Ruri lebih baik lagi dimataMu…Keep Fight Rhu!!Betapa pertolongan Allah itu sangat dekat…^^

curhatan 10022010_19.50

Assalamualaykum wr .wb
Ini tentang keluargaku…Aq lahir dikeluarga yang sederhana atau mungkin sangat sederhana sebab bapak dan ibuku sama-sama bekerja sebagai wiraswasta. Wiraswasta yang sederhana bukan seperti pengusaha yang memiliki perusahaan berlebel nama mereka. Tapi aku masih beruntung dibanding saudara-saudaraku yang kurang secara ekonomi. Yach meskipun penghasilan orang tuaku musiman artinya tidak setiap bulan ayahku mengantongi uang yang berlebih. Saat musim itu tibapun ayahku selalu mempergunakannya untuk modal kembali. Ayahku bukan seorang pengusaha yang terlalu handal. Beliau terlalu baik hatinya hingga saat teman-temannya menginginkan bantuan untuk “bekerja sama” dengan ayahku beliau mau-mau saja karena beliau telah merasakan hidup susah sejak kecil. Beliau bermaksud baik yaitu menolong temannya yang sedang susah namun apa mau dikata banyak uang yang tidak kembali padahal ayahku pengusaha yang bermodal pas-pasan. Hal ini terjadi tak hanya sekali,,andaikan uang yang hilang itu ada mungkin cukup untuk membeli mobil yang keren,,hehehehe maklum mobil yang dimiliki keluargaku itu hanya sebuah mobil tua keluaran tahun 90-an yang acnya dari jendela..heheheh. Tapi bukan ayahku namanya kalau beliau gelisah dengan keadaan ini. Ayahku adalah ayah nomor satu yang pernah kukenal. Beliau sangat tenang sekali dan selalu berkata “Mungkin nanti gantinya akan lebih baik”. Ibu sempat kesal karena ayahku begitu baiknya hingga keluarga “susah” dengan keadaan bisnis yang tak kunjung berkembang. Ayah pernah sesekali menagih kepada temannya namun temannya bilang “saya belum memiliki uang”. Beliau tak pernah sekalipun memaksa temannya untuk membayar karena beliau selalu merasa temannya itu orang baik,,andai dia punya pasti akan dibayar. SubhanAllah setidaknya aku bisa mengambil pelajaran bahwa kita harus selalu husnuzan kepada orang. Yach itu yang dilakukan ayahku. Tapi disisi lain ini bukan sifat pengusaha yang baik. Ayahku adalah orang yang sangat sabar dan penyayang,bagaimana tidak?! Ibu memiliki umur yang jauh lebih tua dibanding ayahku,,dengan latar belakang sebagai yang dituakan dikeluarga besarnya ibu lebih banyak mengatur segala hal. Aku tahu kadang ibu terlalu berlebihan dalam mengatur segalanya atau bahkan kadang lalai menjalankan kewajiban seorang istri. Tapi bukan ayahku kalau beliau mengeluh..Beliau dengan sabarnya memaklumi keadaan yang ada. Beliaupun mengerti kalau ibu memiliki sifat yang keras dan banyak mengatur itu karena latar belakang keluarganya. Ayahku juga tidak menuntut hak beliau secara berlebihan kepada ibu karena ayahku adalah ayah nomor satu. Saat aku bersedih karena telah melakukan kesalahan beliau adalah tempat yang paling kucari untuk berbagi karena aku tahu ayahku tak akan marah, beliau malah menenangkanku disaat aku kalut. Ayahku memang tenang orangnya dan keikhlasannya dalam menjalani kehidupan itu adalah pelajaran terbesar yang tertanam dalam benakku. Ayahku adalah orang yang suka bingung saat melihat orang sakit apalagi ibu yang sakit. Wah beliau adalah sosok yang dicari ibu saat ibu mulai kesakitan karena penyakitnya. Dan beliau adalah suporter utama dalam memberi semangat untuk sembuh pada ibu. Beliau juga sosok yang lucu untukku..meskipun aku sebesar ini aku tumbuh sebagai gadis yang manja. Aku selalu minta “emplok” saat aku dirumah dan ayahku dengan senyum khasnya beliau bersedia menyandarkan punggungnya yang telah berumur untukku. Aku sangat berterima kasih pada Allah karena aku dilahirkan sebagai anak tunggal dikeluarga yang sederhana. Ibuku juga adalah seorang ibu nomor satu untukku. Di usianya yang semakin berkurang didunia ini tapi beliau selalu ingin mengerti apa yang kuinginkan. Beliau selalu mencari solusi atas apa yang terjadi padaku. Yach itu ibuku,,seorang wanita yang memiliki semangat yang kuat dan ambisi yang luar biasa untuk mencapai sesuatu..Kadang ayahku suka komplen tentang keinginan-keinginan ibu yang dirasa berlebihan. Tapi beliau adalah wanita yang memiliki prinsip dan selalu memasang target untuk setiap kegiatan. Beliau tidak ingin membuang waktu percuma. Ini juga menjadi pelajaran berharga untukku. Beliau adalah seorang ibu yang selalu ingin menyenangkan anaknya,kadang meskipun dalam keadaan lelah beliau masih memenuhi keinginanku yang merengek meminta masakan yang aneh-aneh. Beliau adalah seorang ibu yang mudah sekali mengekspresikan perasaanya. Beliau tidak segan untuk meminta maaf padaku karena beliau tidak sempat meneponku,,beliau juga tidak segan untuk mengatakan “ibu sayang ruri” dikala kita sedang menikmati larutnya malam. Ibu adalah sosok yang luar biasa dalam hidupku. Diusianya yang tua beliau masih bermanja-manja pada ayahku,,ingat sekali saat beliau pulang dari kerja setelah mengucapkan slam beliau mencari ayah dengan berkata “sayangku mana?” hal ini yang akan kucontoh kelak,,hehehehe. Sering kali beliau merengek menja pada ayahku. Hmmm….pantesan meskipun kedua orang tuaku telah berumur ayah adalah seorang yang tak bisa lepas dengan ibu. Beliau adalah seorang ibu yang pintar memasak…semoga ini akan menular padaku,hehehehe. Ayah lebih memilih makan dengan lauk seadanya daripada beli diluar asal ibu yang masak. Aku juga heran ibu selalu bisa mencoba resep-resep baru dan masakannya itu berhasil. Aku sangat menyayangi keluarga ini. Meskipun aku tak memiliki kamar sendiri dan masih tidur bersama ibu tapi aq senang =). Meskipun kadang aku masih berpikir saat ingin minta uang jajan karena belum musimnya ayah dapat uang tapi aku senang. Dengan begitu aku lebih melihat kebawah. Betapa beruntungnya aku memiliki keluarga yang hebat

curhatan 30012010_21.30

Dear Diary,,,
Kadang aku merasa kalau sesuatu hal yang tak pantas kulakukan tak bisa kuhindari. Seharusnya aku bisa menolak keinginan2 itu…Ya Allah ampuni aq karena aq belum sepenuhnya menaati perintahmu. Ya Allah berilah aq kekuatan untuk menolak keinginan2 syaitan itu…beri aq cahayaMu dikala kegelapan mulai hadir dalam hati ini..Ampuni aq ya Allah…