Dear my note….
Sebenarnya aq sudah memutuskan untuk gag nulis critaku ini. . .
Tapi tanganku gatel bgt neh pengen nulis2.
Pulang k Jember banyak bgt kejadian yang aq alami.Mulai dari seneng,mpe yang sedih. Gag taw kenapa “dy” datang lagi untuk mengisi ruang2 yang belum kosong seluruhnya tentangnya. “Dy” yang memang jujur aq harapkan untuk bertemu tapi tidak untuk berbincang. Pertemuan itu hanya sesaat tapi rasa yang diikuti syaitan ini terus menjalar hingga ujung2 syaraf otak dan kakiku. Ya Allah,,Ramadhan ini aq benar2 bukan menjadi hamba-Mu yang taat. Meskipun aq memiliki prestasi tersendiri di ramadhan ini tapi tetap saja toh akhirnya hatiku kembali kotor atau bahkan lebih kotor dari sebelumnya. Ya Allah syaitan itu telah berhasil menjeratku kedalam tipuannya. Ya Allah entah rasa apa yang hinggap pada benakku kini. Ruri gag tahu harus memulai dari mana lgi untuk membersihkan hati ini yang jelas Ruri masih sangat merasakan syaitan it terus berbicara pada pikiranku untuk melakukan larangan-Mu. Masih tentang “dy”. Ya Allah Ruri tahu ada maksud atau hikmah tersendiri untuk Ruri kenapa pada akhirnya harus mengenal dan pada akhirnya juga Ruri harus mengikuti jejak langkah yang salah. Sekotor apakah hamba???Ya Allah,,,kuatkan imanku,luruskan niatku,dan berilah aq petunjuk dalam mencapai syurga-Mu. Hindarkanlah hamba dari golongan orang-orang yang fasik Ya Allah. . . . .
Syaitan ini terus mengusikku…hingga detik aq menulis ini Ya Allah. Air mataku tak kunjung mengalir meskipun dosa ini amatlah besar,! Ruri sadar tapi kenapa hamba tak kuasa untuk menolaknya??? Ya Allah….kuatkan aq…..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar